TIM Pengabdian Unisi Salurkan Bantuan untuk Ekowisata di Sapat
Inhiltoday.com-Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sedamai Kelurahan Sapat mendapat pembinaan dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Islam Indragiri (Unisi) pada tahun 2026.
Pada tahap awal, tim PKM Unisi menyalurkan alat dan teknologi untuk kemudahan pelaksanaan aktivitas ekowisata mangrove di Kelurahan Sapat.
Berdasarkan persetujuan dari Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendiktisaintek RI) bantuan yang diberikan berupa fasilitas listrik dana air bersih, alat keselamatan pengunjung, toa pemandu wisata, dan mesin untuk kapal patroli.
Aktivitas PKM ini merupakan salah satu dari Tri Darma Perguruan Tinggi yang memberikan oenerapakan ilmu dan teknologi dari hasil riset dosen untuk di ajarkan dan di implementasikan ke masyarakat. Pada tahap kedua, setelah penyaluran bantuan ini, akan dilakukan pelatihan sumberdaya manusia kepariwisataan kepada Pokdarwis Sedamai Sapat.
Kegiatan ini diketuai oleh,
Dosen Fakultas Pertanian, Ir Arief Rachman B SPi MSi, serta dan 4 orang anggota yaitu Dosen Fakultas Pertanian, Novrizal Nur SE MM, Dosen Fakultas Ilmu Agama Islam, Dr Fiddian Khairudin S ThI MAg dan Mahasiswa Fakultas Pertanian, Siti Rahma dan Selvia.
Penyaluran bantuan alat dan teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan ekowisata di kelurahan Sapat, serta dapat meningkatkan daya tarik kunjungan serta meningkatkan perekonomian masyarakat lokal.
Selain itu kegiatan PKM ini menekankan peningkatan sumberdaya manusia kepariwisataan dalam mengelola ekosistem mangrove agar tetap lestari dan dapat dijadikan ekowisata mangrove yang berkelanjutan.
Merut ketua tim PKM UNISI, kegiatan ini didasari dari hasil penelitian dosen Unisi pada tahun 2023 bersama dengan NGO yayasan Mitra Insani dan kemudian dilakukan sosialisasi hasil penelitian pada tahun 2024 tentang potensi-potensi yang dapat dijadikan daya tarik ekowisata di kelurahan Sapat.
"Dan pada akhir tahun 2025 dilakukan pengajuan usulan pengabdian kepada
masyarakat ke Direktorat Riset Teknologi dan Pengabdian Masyarakat (DRTPM) Kemendikti Saintek RI. Dan pada awal tahun 2026 usulan disetujui oleh kementrian untuk di dampingi untuk diberikan pembinaan dan bantuan teknologi pengelolaan ekowisata mangrove di kelurahan Sapa," jelas Arif Rachman.
Pada tahap awal, tim PKM Unisi menyalurkan alat dan teknologi untuk kemudahan pelaksanaan aktivitas ekowisata mangrove di Kelurahan Sapat.
Berdasarkan persetujuan dari Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendiktisaintek RI) bantuan yang diberikan berupa fasilitas listrik dana air bersih, alat keselamatan pengunjung, toa pemandu wisata, dan mesin untuk kapal patroli.
Aktivitas PKM ini merupakan salah satu dari Tri Darma Perguruan Tinggi yang memberikan oenerapakan ilmu dan teknologi dari hasil riset dosen untuk di ajarkan dan di implementasikan ke masyarakat. Pada tahap kedua, setelah penyaluran bantuan ini, akan dilakukan pelatihan sumberdaya manusia kepariwisataan kepada Pokdarwis Sedamai Sapat.
Kegiatan ini diketuai oleh,
Dosen Fakultas Pertanian, Ir Arief Rachman B SPi MSi, serta dan 4 orang anggota yaitu Dosen Fakultas Pertanian, Novrizal Nur SE MM, Dosen Fakultas Ilmu Agama Islam, Dr Fiddian Khairudin S ThI MAg dan Mahasiswa Fakultas Pertanian, Siti Rahma dan Selvia.
Penyaluran bantuan alat dan teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan ekowisata di kelurahan Sapat, serta dapat meningkatkan daya tarik kunjungan serta meningkatkan perekonomian masyarakat lokal.
Selain itu kegiatan PKM ini menekankan peningkatan sumberdaya manusia kepariwisataan dalam mengelola ekosistem mangrove agar tetap lestari dan dapat dijadikan ekowisata mangrove yang berkelanjutan.
Merut ketua tim PKM UNISI, kegiatan ini didasari dari hasil penelitian dosen Unisi pada tahun 2023 bersama dengan NGO yayasan Mitra Insani dan kemudian dilakukan sosialisasi hasil penelitian pada tahun 2024 tentang potensi-potensi yang dapat dijadikan daya tarik ekowisata di kelurahan Sapat.
"Dan pada akhir tahun 2025 dilakukan pengajuan usulan pengabdian kepada
masyarakat ke Direktorat Riset Teknologi dan Pengabdian Masyarakat (DRTPM) Kemendikti Saintek RI. Dan pada awal tahun 2026 usulan disetujui oleh kementrian untuk di dampingi untuk diberikan pembinaan dan bantuan teknologi pengelolaan ekowisata mangrove di kelurahan Sapa," jelas Arif Rachman.



0 Response to "TIM Pengabdian Unisi Salurkan Bantuan untuk Ekowisata di Sapat"
Post a Comment